Mengenal Panda Merah, Hewan Endemik di Asia Timur yang Menggemaskan

Kali ini kita akan membahas hewan endemik di Asia Timur yang menggemaskan, yaitu panda merah. Panda merah sering ditemukan di pegunungan Himalaya dan sekitarnya, seperti di negara Nepal, Bhutan, dan China. 


Gambar: Panda merah.

Panda merah (Ailurus fulgens) adalah sejenis mamalia di dalam ordo karnivora. Walaupun bernama panda merah, tetapi mereka sebenarnya tidak masuk ke dalam keluarga panda. 

Dilihat dari bentuk dan ukurannya, panda merah lebih mirip dengan rakun Amerika Utara (Proycon loter) daripada panda. Panda merah dapat mencapai panjang 63 sentimeter dan berat hingga 6 kilogram. Panda merah memiliki bulu tebal berwarna merah kecokelatan dan kaki berwarna hitam. Wajahnya mirip dengan kucing, berbentuk bulat berwarna putih dengan garis merah kecokelatan dari mata ke mulutnya. Ekornya panjang dengan dua belas cincin merah dan cokelat-muda berselang-seling. Tapak kakinya ditutupi oleh bulu berwarna putih yang menjaga tubuh mereka agar tetap hangat dan untuk berjalan di atas permukaan salju atau es.

Tahukah kalian bahwa klasifikasi panda merah berubah-ubah seiring berjalannya waktu? 
Awalnya panda merah dikategorikan sebagai kelompok beruang, Ursidae. Setelah itu panda merah dipindahkan ke keluarga Procyonidae, marga ini mencakup hewan rakun dan kinkajou. Setelah melakukan penelitian DNA pada panda merah, akhirnya mereka di beri keluarga khusus yaitu Ailuridae.

Panda merah termasuk hewan nokturnal (hewan yang beraktivitas di malam hari). Panda merah hanya berkelompok saat musim kawin, di har-hari biasa mereka melakukan banyak hal sendirian, kecuali ibu panda merah dan anak-anaknya. Panda merah memiliki masa kehamilan sekitar 90 hari dan dapat melahirkan satu hingga empat anak. Walaupun panda merah bergerak lambat saat di tanah, tapi mereka sangat lincah di perpohonan.

Saat panda merah merasa terancam, mereka mengeluarkan suara gonggonan atau mengeluarkan cairan menyengat dari kelenjar di pangkal ekor dan bantalan kaki mereka. 
Cairan yang dikeluarkan tidak hanya berfungsi sebagai serangan, tetapi juga untuk menandai wilayah panda merah jantan pada saat mencari pasangannya selama musim kawin. Saat panda merah menemukan tanda aroma baru, mereka mengujinya dengan lidahnya. Cairan tersebut tidak berwarna dan baunya tidak terdeteksi oleh manusia. 

Selain itu, panda merah akan berdiri dengan kaki belakangnya untuk membuat dirinya tampak lebih besar saat merasa terprovokasi atau terancam. Mereka bahkan mengeluarkan cakarnya yang tajam loh!

Lalu bagaimana cara membedakan panda merah jantan dan betina? Panda merah jantan memiliki ukuran yang lebih besar daripada panda merah betina. Panda merah jantan juga lebih agresif, sedangkan panda merah betina lebih cenderung menjadi lebih tenang dan terfokus pada pengasuhan anak-anaknya.



Sekian dulu pembahasan tentang panda merah, semoga informasi ini bermanfaat ya! Jangan lupa untuk menjaga lingkungan sekitar kita agar hewan-hewan tetap terjaga kelestariannya dan jangan lupa untuk nantikan blog selanjutnya!



Sumber: 
  1. Buku My World of Animals : Ensiklopedia Hewan Dunia (2017) karya Alen Nolan Tayono.
  2. https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Panda_merah



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sigung, Hewan yang Mengeluarkan Bau Kuat dan Menyengat

Mengenal Soa Payung, Hewan dengan Rumbai Besar yang Mengelilingi Lehernya

Viva La Vida (2024), Film yang Menceritakan Tentang Semangat Menjalani Hidup